| Halaman Depan | About Us | Artikel | Galeri Foto |
Foto Tsunami

Tujuhbelasan 2004

Jakarta Tempo Doeloe

PMI Hitam Putih

Maclay, Mei 2004

St George Island, New Year 2004

Winter Festival 2003

Samurai From Tallahassee

Lebaran-Thanksgiving 2003

International Thanksgiving Dinner

Museum

House Warming kel. Tony

17 Agustus 2003

Jalan-jalan di Atlanta

Santai

Pengantin Baru!

Maclay Garden

Tujuh-bulanan

 

View Guestbook

Sign Guestbook

Thursday, August 14, 2003

Kepada Yang Terhormat Presiden Republik Indonesia Megawati Di Istana

Assalaamualaikum. Ibu Mega, apa kabar? Aku harap ibu baik-baik seperti aku saat ini. Ibu, di kelas badanku paling tinggi. Cita-citaku juga tinggi. Aku mau jadi presiden. Tapi baik. Presiden yang pintar, bisa buat komputer sendiri. Yang tegas sekali. Bisa bicara 10 bahasa. Presiden yang dicintai orang-orang. Kalau meninggal masuk surga.

Ibu sayang, Bunda pernah cerita tentang Umar sahabat Nabi Muhammad. Dia itu pemimpin. Umar suka jalan-jalan ke tempat yang banyak orang miskinnya. Tapi orang-orang tidak tahu kalau itu Umar. Soalnya Umar menyamar. Umar juga tidak bawa pengawal. Umar jadi tahu kalau ada orang yang kesusahan di negeri dia. Bisa cepat menolong.

Kalau jadi presiden, aku juga mau seperti Umar. Tapi masih lama sekali. Harus sudah tua dan kalau dipilih orang. Jadi aku mengirim surat ini mau mengajak ibu menyamar.

Malam-malam kita bisa pergi ke tempat yang banyak orang miskinnya. Pakai baju robek dan jelek. Muka dibuat kotor. Kita dengar kesusahan rakyat. Terus kita tolong.

Tapi ibu jangan bawa pengawal. Jangan bilang-bilang. Kita tidak usah pergi jauh-jauh. Di dekat rumahku juga banyak anak jalanan. Mereka mengamen mengemis. Tidak ada bapak ibunya. Terus banyak orang jahat minta duit dari anak-anak kecil. Kasihan.

Ibu Presiden, kalau mau, ibu balas surat aku ya. Jangan ketahuan pengawal nanti ibu tidak boleh pergi. Aku yang jaga supaya ibu tidak diganggu orang. Ibu jangan takut. Presiden kan punya baju tidak mempan peluru. Ada kan seperti di filem? Pakai saja. Ibu juga bisa kurus kalau jalan kaki terus. Tapi tidak apa. Sehat.

Jadi ibu bisa kenal orang-orang miskin di negara Indonesia. Bisa tahu sendiri tidak usah tunggu laporan karena sering ada korupsi.

Sudah dulu ya. Ibu jangan marah ya. Kalau tidak senang aku jangan dipenjara ya. Terimakasih.

Dari Abdurahman Faiz Kelas II SDN 02 Cipayung Jakarta Timur

-------------------------------
Pemenang Pertama Lomba Menulis Surat untuk Presiden Tingkat Nasional, Kategori Kelas I-III SD dalam Rangka Hari Anak 2003. Dewan Juri: Seto Mulyadi, Riris K. Toha Sarumpaet, Tika Bisono, Agus R. Sarjono



Anda adalah pengunjung ke:



Sumedi P. Nugraha

Eddy Yusuf

Suharyo Sumowidagdo

Eric Jobiliong

Tony Sumaryada

Tjipto Juwono

Harianto

Ari Peach

Paula

Posting Terakhir:

  1. SELAMAT DATANG, ANGGOTA BARU PMI Kemarin, 12 agus...
  2. BANJIRILAH! BANJIRILAH! Mari kita menegaskan kec...

Halaman Depan

Powered by Blogger